Pada awal tahun 2000an, Google Maps belum banyak digunakan di Indonesia, dan salah satu metode pemasaran yang paling efektif adalah penjualan dari door to door. Cold market—pelanggan yang bukan teman atau kerabat—dianggap sebagai segmen yang paling berharga. Tenaga penjualan sangat bergantung pada cold calling dan kunjungan langsung ke toko serta pabrik. Warm market (orang yang kita kenal) tidak dianggap ideal, terutama di industri kemasan, karena sering kali membuat mereka merasa terganggu. Saat itu, fokusnya adalah promosi merek, bukan engagement merek.
Memasuki tahun 2026, Digital Marketing telah menjadi bentuk pemasaran yang paling dominan. Namun, sepenuhnya mengandalkan kanal digital memiliki kelemahan. Penjualan ritel tetap penting. Pendekatan yang paling efektif saat ini adalah hybrid marketing—beriklan melalui Google Ads, lalu menindaklanjuti engagement dengan bertemu calon pelanggan di kota Anda untuk convert engagement menjadi sales.
Faktor kuat lainnya adalah strategi harga. Produk harus diposisikan dengan harga yang sangat kompetitif. Contohnya BYD Atto 1 yang dijual seharga 199 juta IDR. Mengapa BYD tidak menjualnya lebih mahal? Karena harga rendah mengurangi kebutuhan tenaga penjualan. Produk tersebut dapat terjual dengan sendirinya melalui wordofmouth—bentuk pemasaran paling efektif, karena pelanggan Anda menjadi “tim penjualan” Anda.
Untuk sukses dalam Digital Marketing, Anda harus menggabungkan kunjungan klien dengan strategi harga yang tepat, terutama harga yang terjangkau.
Problem solving juga sangat penting. Pelanggan umumnya menginginkan fleksibilitas (MOQ rendah) dan harga murah dengan kualitas yang cukup baik. Bagaimana cara memenuhinya? Saya ingat dulu menghabiskan banyak uang untuk bepergian ke berbagai daerah di Indonesia demi pemasaran doortodoor. Dengan Digital Marketing, biaya saya turun menjadi kurang dari 20%. Saya juga tidak lagi membutuhkan retail shop di lokasi premium. Dengan kata lain, masalahnya terselesaikan.
Struktur bisnis juga berperan. Dengan menerapkan model profit sharing alihalih Trading—terutama jika Anda adalah distributor—Anda menghindari biaya membangun tim penuh. Penghematan ini kemudian dapat diberikan kepada pelanggan. Intinya sederhana: bisnis Anda harus mampu problem solving masalah pelanggan jika ingin berhasil.
Di MJP, kami berupaya menghadirkan desain terbaik dan kualitas kemasan tertinggi. Karung PP Woven kami dibuat dengan sangat teliti dan cukup kuat untuk menahan jatuh hingga 2 meter. Kami menginvestasikan banyak waktu dan sumber daya untuk memastikan desain kemasan menarik, karung tidak mudah rusak, dan harga tetap terjangkau. Mengapa? Karena Anda penting. Kami tumbuh saat Anda tumbuh.
